PROFIL UNIMED

Konversi IKIP Medan menjadi Universitas Negeri Medan (UNIMED) didasarkan pada 2 hal, yakni : (1) penyiapan lulusan yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar kerja ; (2) peningkatan mutu lulusan kependidikan. Penyelenggaraan Program non kependidikan dan kependidikan secara berbarengan pada pasca konversi diharapkan UNIMED juga dapat mengantisipasi berbagai peluang dan tantangan pembangunan, lebih-lebih dalam menghadapi otonomi daerah dan perdagangan bebas. Secara faktual masih ada keahlian dan atau keterampilan yang dibutuhkan sesuai dengan arah kebijakan utama pembangunan di Sumatera Utara yang perlu dipersiapkan oleh UNIMED.

Oleh karenanya pengembangan penyelenggaraan sistem pendidikan di lingkungan UNIMED pada pasca konversi mencakup dua komponen utama yaitu pengembangan jenjang dan atau program studi, serta pengembangan kurikulum. Secara filosofis pengembangan sistem ini merupakan landasan utama untuk mengembangkan komponen Iainnya. Pengembangan sistem juga bersandar pada landasan atau arab yang telah dirumuskan baik dalam visi dan misi maupun dalam Pola Ilmiah Pokok (PIP). Dalam hal ini, PIP UNIMED adalah “industri, pariwisata. dan kependidikan”. Dengan memperhatikan ketiga rujukan ini. setiap Jenjang dan program studi merumuskan visi dan misi masing-masing di bawah payung PIP universitas.

Sejak UNIMED mendapat izin untuk menyelenggarakan program-program non kependidikan (dalam proses perluasan mandat), UNIMED terus berbenah diri dalam berbagai komponen utama pembelajaran seperti penyiapan kurikulum, peningkatan mutu dosen, peningkatan sumber-sumber belajar, serta peningkatan berbagai kelengkapan sarana dan prasarana pembelajaran. Setelah dibukanya program studi non kependidikan untuk jenjang S1. program studi itu selanjutnya menggunakan kurikulum yang dikembangkan berdasarkan konsep “resources sharing”. Konsepsi dasar yang dianut UNIMED dalam mengembangkan jenjang dan program studi adalah “multi entry - multi exit”. Suatu konsep yang menganut lebih dan satu jalur masuk dan lebih dan satu jalur keluar. Dalam konsep ini pemilihan jalur kependidikan (dik) atau non kependidikan (non dik) dilakukan sejak awal mahasiswa masuk ke UNIMED. Saat ini UNIMED telah mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan sebelas program studi non kependidikan yaitu program studi Kimia, Biologi, Fisika, Matematika, Ilmu Keolahragaan, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Akuntansi dan Manajemen serta dua jenjang program studi diploma tiga (D3) teknik yaitu program studi Teknik Sipil dan Teknik Mesin.

Atas dasar konsep ini, sejak tahun akadernik 1999/2000 “kurikulum bersama enam semester” telah dikembangkan untuk jenjang S1 dan diimplementasikan pada tahun ajaran 2000/2001, yang selanjutnya disebut dengan “kurikulum 2000”. Dalam kurikulum ini, bobot materi bidang studi mahasiswa alur kependidikan sama dengan bobot dan mata kuliah enam semester pertama mahasiswa jalur non kependidikan. Dalam kurikulum ini juga ditawarkan kemungkinan lulusan memperoleh dua sertifikat, yaitu sertifikat sarjana bidang studi dan sertifikat keguruan. Proses pemerolehannya dengan menambah waktu belajar 2-3 semester setelah memperoleh salah satu sertifikat.

Dalam rangka mengantisipasi tuntutan pasar kerja yang mengedepankan kompetensi dalam berkompetisi, maka sejak tahun 2004 Unimed telah mengembangkan kurikulum berbasis kompetensi. Mulai Tahun Akademik 2005/2006 KBK diimplementasikan bagi mahasiswa angkatan 2005/2006. Penyelenggaraan pendidikan dengan KBK menuntut terjadinya perubahan paradigma pembelajaran yang cukup signifikan dan pembelajaran yang berpusat pada dosen menjadi pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa. Pada momen KBK akan diimplementasikan di Unimed, pemerintah pada tahun 2005 meluncurkan Peraturan Pemerintah No. 19 tentang Standar Nasional Pendidikan yang berisikan 8 standar pendidikan, yaitu : standar isi; standar proses; standar kompetensi lulusan; standar pendidik dan tenaga pendidik; standar sarana dan prasarana; standar pengelolaan; standar pembiayaan; dan standar penilaian pendidikan.

URAIAN LAMBANG UNIMED

Desain Lambang Universitas Negeri Medan di desain oleh Gamal Kartono
  • Bentuk luar teratai segi lima menggambarkan Falsafah Negara Pancasila
  • Bentuk lambang warna hijau menggambarkan bunga Kenanga ( Cananga Odorata ) sebagai simbol flora Sumatera Utara, dgn Filosofi dimanapun alumni berada akan selalu membawa keharuman.
  • Kembang yang lagi mekar dengan enam kelopak yang dinamis bermakna Universitas Negeri Medan yang terdiri atas enam Fakultas yang selalu responsif terhadap perubahan dan tuntutan zaman dalam proses pencerdasan bangsa. sebagaimana yang diamanatkan konstitusi UUD 1945.
  • Tiga kelopak merah diartikan sebagai wujud kepedulian Universitas Negeri Medan dalam Proses pencerdasan bangsa dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  • Matahari menggambarkan sebagai sumber penerangan yang diartikan sebagai sumber ilmu
  • Warna hijau, kuning dan merah merupakan ciri khas ornamen Melayu Deli.



MARS UNIMED

Ciptaan : Alm. Merlang Ginting

Universitas Negeri Medan,
Universitas kebanggaanku.
Universitas Negeri Medan tempat sandaran cita-citaku.
Kibarkanlah.
Kibarkanlah bendera karyamu. kibarkanlah
Kibarkanlah abdi nusa bangsa.
Universitas Negeri Medan.
Universitas kebanggaanku.
Universitas Negeri Medan,
mencerdaskan kehidupan bangsa medan....
mencerdaskan kehidupan bangsa.

HYMNE UNIMED

Ciptaan : Theodora Sinaga

Universitas Negeri Medan, aku menjunjungmu.
Kau mengemban tugas yang luhur mulia.
Kau bertanggungjawab mencerdaskan kehidupan bangsaku.
Jaya lah dikau.
Universitas Negen Medan....
misi dan juga visi mu yang sangat bermutu.
menghasilkan dan bertanggung jawab dan profesional.
Kumohon pada Tuhan, Kau diridhonya.
Jayalah kau .... Universitas Negeri Medan.

BERITA LAINNYA